GUNUNGKIDUL – Menjelang hari kemenangan, Panti Asuhan (PA) Habiby Yogyakarta melakukan aksi jemput bola dengan mendistribusikan "Kado ...
GUNUNGKIDUL – Menjelang hari kemenangan, Panti Asuhan (PA) Habiby Yogyakarta melakukan aksi jemput bola dengan mendistribusikan "Kado Istimewa Lebaran" bagi santri mukim serta warga yatim dan dhuafa di lingkungan sekitar. Paket kebahagiaan ini diantarkan langsung oleh pengurus panti ke rumah-rumah penerima di Dusun Gading VI, Gading, Playen, Gunungkidul, pada Kamis (12/3/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan setiap anak yatim dan keluarga dhuafa di wilayah tersebut dapat merasakan suka cita Idul Fitri tanpa terkecuali. Tidak sekadar memberi, aksi door-to-door ini menjadi sarana silaturahmi emosional antara panti dengan masyarakat.
Kejutan di Depan Pintu: Doa dan Air Mata Haru
Kehadiran pengurus panti yang membawa kado lebaran disambut hangat, bahkan diwarnai suasana haru dari para orang tua santri. Dukungan ini dianggap sangat berarti di tengah kebutuhan pokok yang biasanya meningkat menjelang lebaran.
Salah satu orang tua santri yang menerima paket tersebut mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh pihak panti.
"Terima kasih banyak atas segala perhatiannya dari Habiby. Semoga menjadi amal sholeh panjenengan semuanya," ungkapnya dengan nada bergetar saat menerima kado di kediamannya, Kamis (12/3/2026).
Dampak Nyata: Dari Pendidikan Adab hingga Kepedulian Sosial
Aksi distribusi kado ini merupakan bagian dari syiar kegiatan PA Habiby yang tidak hanya berfokus pada pendidikan internal, tetapi juga kemaslahatan umat di sekitarnya. Sebagaimana diketahui, PA Habiby secara rutin menggembleng santrinya dengan materi Fikih dan Adab, sehingga aksi sosial ini menjadi implementasi nyata dari ilmu yang diajarkan di panti.
Pengasuh panti berharap publikasi kegiatan ini dapat membuka mata para calon donatur mengenai dampak nyata yang dihasilkan. Setiap rupiah yang diamanahkan kepada PA Habiby dikelola secara transparan dan dikonversi menjadi bantuan langsung yang menyentuh akar rumput.
Semakin luas dukungan yang masuk, semakin banyak pula anak yatim dan kaum dhuafa yang bisa tersenyum mendapatkan kehidupan dan pendidikan yang layak.

![[headerImage]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimL8HpuvWDFPpPzbpIF_35pjLfio_rsAiD1lTO6_1pexNXjbQQibUFivU8zGrv4EaIm5BWlM_Gwq9HXzUzNmCVPfNd-aNt-V1bKBF0TujUo5CaqeTIE5C3eRfA4fuekHitN_UJDGstIRtMaK2Mo_T0dD7EGe2EsRhnlRv_L7KjJW7i3OrDQl0LbgyzgQI/s16000/3.jpg)







